Rabu, 01 Maret 2017

Tips Cara Memilih Arsitek Untuk Rumah Impian Anda





Biasanya pasangan muda yang baru menikah punya cita-cita utama yang selalu dinomorsatukan, yakni memiliki rumah. Ini tidak bisa dipungkiri karena biasanya pasangan muda ini baru memulai hidup berumahtangganya dengan segala keterbatasan yang ada, termasuk belum cukupnya dana untuk membangun rumah. Dan bila sudah sekian tahun menabung sehingga uang pun sudah terkumpul, PR nomor dua adalah memiliki rumah sesuai dengan keinginan, yakni rumah impian berdua. Untuk itu, satu-satunya cara untuk memiliki rumah cantik dan menawan sesuai dengan keinginan adalah memakai jasa arsitek untuk mendesainkannya.

Dalam memilih arsitek untuk mendesain sebuah rumah impian memang gampang-gampang susah. Kenapa dibilang begitu? karena seorang arsitek harus mampu memadukan dua keinginan pasangan yang terkadang berbeda dan bertolak belakang. Dan ini memang tidaklah mudah. Untuk itu, seorang arsitek harus mampu menjembatani kebutuhan tersebut, harus mampu berkomunikasi dengan baik dan sabar dalam proses konsultasi berlangsung. Inilah yang tidak semua arsitek memilikinya, sehingga pemilik rumah terkadang sulit mencari arsitek yang seperti ini, apalagi mendapatkan arsitek yang sejalan dengan keinginan dan kemauan mereka.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa memiliki rumah bukanlah sekedar menyiapkan tempat tinggal belaka. Keberadaan rumah bukan juga hanya sekedar untuk tempat berteduh saja,  namun lebih daripada itu adalah sebagai tempat yang bisa memberi ketentraman dan kenyamanan bagi penghuninya. Tentunya ini dalam aktifitas sehari-hari.

Dari sisi lain, keberadaan rumah juga bisa dijadikan untuk menunjukkan symbol gaya pribadi penghuninya. Disana juga terlihat hobi dan “rasa” seni yang dimiliki pemiliknya. Jadi jelas disini bahwa keberadaan rumah yang dibutuhkan itu tentu harus memberikan rasa kenyamanan tersendiri bagi penghuninya. Selain itu juga bisa memberikan inspirasi dan semangat beraktifitas lebih.

Dalam upaya mewujudkan itu semua, maka dibutuhkan suatu konsultan arsitek yang profesional. Tidak dipungkiri memang banyaknya konsultan arsitek yang kita lihat menawarkan jasanya di internet. Hal ini tentu membuat kita sedikit susah memilih, mana konsultan arsitek yang benar-benar cocok untuk kita. Sekedar share (bukan promosi lho ya?) pengalaman penulis pernah memakai konsultan arsitek yang penulis rasa bisa direkomendasikan untuk Anda coba jasanya. Nama konsultannya kalau tidak salah adalah Arsitek Online. Anda bisa lihat websitenya di tautan ini Arsitek, dimana banyak contoh-contoh gambar rumah yang bagus-bagus yang bisa dijadikan referensi.

Oke, pada artikel ini kami memberikan beberapa tips cara memilih arsitek yang benar-benar professional dan diharapkan cocok dengan Anda.


1. Ramah dan Cukup Bersahabat
Ada pepatah mengatakan bahwa pembeli adalah raja. Barangkali pepatah ini tidak salah karena bila dihubungkan dengan jasa, hal ini menunjukkan pentingnya pelayanan yang tentunya ramah. Bagi sebuah konsultan arsitek, ramah dan bersahabat adalah suatu yang harus disukai oleh client. Dari sana bisa terlihat keprofesionalan sebuah konsultan arsitektur tersebut dalam menghadapi clientnya
.
Memang benar bahwa keramahan bukan hal yang sudah memastikan keprofesionalan sebuah konsultan arsitek, namun biasanya konsultan arsitek profesional selalu menerapkannya. Itu bisa terlihat dari cara menjawab pertanyaan via telepon, dari kalimat email yang tersusun dengan rapi dan detail.

Dari kalimat pada email, bisa terlihat apakah ada basa-basinya di dalamnya seperti adanya salam pembuka, isi dan salam penutup atau tidak. Ataukah email yang Anda kirimkan langsung dijawab seadanya dengan ringkas dan kata yang disingkat-singkat, misalnya kata “yang” disingkat menjadi yg, “tadi” menjadi td, “mereka” menjadi mrk dan berbagai singkatan lainnya. Semuanya ini menunjukkan bahwa tidak terlihat adanya etika dan keramahan pada konsultan tersebut.


2. Punya Brand Yang Unik
Biro arsitek yang sudah terkenal dan terbilang profesional biasanya sudah punya brand tersendiri yang menjadi identitasnya yang unik. Punya logo dan identitas khusus. Ia dikenal dengan nama brand tersebut yang tidak dimiliki oleh biro arsitek yang lain.

Selain itu, mereka juga sebaiknya punya badan usaha seperti PT atau CV. Memang kita maklum bahwa tidak semua arsitek yang memiliki badan usaha. Hal ini tidak lain karena profesi arsitek adalah profesi profesional sebagaimana halnya dokter, pengacara, akuntan dan profesi profesional lainnya.

Nah, kalau arsitek tersebut adalah arsitek freelance yang tidak memiliki badan usaha, sebaiknya arsitek tersebut memiliki kartu anggota IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) yang bisa ditanyakan langsung kepada arsitek bersangkutan sebelum memilihnya. Kalau arsitek tersebut memilikinya, itu sudah cukup baginya kalau dia tidak memiliki badan usaha, karena keanggotannya di IAI tersebut sudah menunjukkan keprofesionalannya sebagai seorang arsitek, walaupun masih ada sertifikasi-sertifikasi lainnya yang dijadikan tolok-ukur keprofesionalan seorang arsitek.


3. Kualitas Gambarnya Halus
Kualitas hasil desain gambar yang halus dan cantik sudah merupakan keharusan bagi sebuah konsultan arsitek. Kenapa? karena konsultan arsitek yang profesional tentu memiliki drafter sebagai juru gambarnya. Nah, juru gambarnya ini haruslah memiliki skill yang baik dimana hasil gambar yang dihasilkan juga halus dan tidak kasar yang terkesan murahan. Apalagi kualitas gambar rumah tersebut mirip dengan aslinya seolah-olah rumah tersebut sudah jadi.

Pada sebuah gambar yang halus, akan terlihat komponen gambar yang tidak distorsi dan proporsional. Misalnya pada tampilan pohon dan mobil yang terdapat pada gambar akan terlihat begitu natural dan hidup. Dari sinilah kita bisa membandingkan mana konsultan yang profesional dan mana yang tidak.

4. Memiliki Website Resmi.
Sebuah konsultan arsitek yang profesional selayaknya memiliki website yang profesional pula. Kenapa? karena website adalah ibarat kantor online sebuah perusahaan yang bisa dilihat oleh siapapun sebagai identitas diri. Memiliki website menunjukkan keprofesionalan sebuah perusahaan tersebut. Apalagi ini adalah konsultan arsitektur.

Kan jadi lucu bila sebuah konsultan arsitektur yang digembar-gemborkan profesional tapi tidak memiliki website. Seandainya ada pun, hanya berupa blog gratisan. Ini tentu akan membuat calon client akan ragu akan keprofesionalannya. Jadi sebaiknya bila Anda mencari arsitek, carilah konsultan arsitek yang memiliki website resmi berekstensi .com atau .net atau atau .co.id dan lain sebagainya.

5. Respon Yang Cepat
Sebuah konsultan arsitektur yang profesional seharusnya servicenya juga cepat.  Itu terlihat bila Anda menghubunginya, baik via email, dalam waktu 1x24 jam email yang Anda kirim sudah dibalas. Ini sudah menunjukkan bahwa konsultan tersebut profesional. Namun terkadang bila lebih dari 24 jam baru dibalas, sebaiknya jangan berprasangka negatif dulu, kita lihat dulu apa alasannya. Bila konsultan tersebut membalasnya dengan permintaan maaf, Anda bisa terima. Tapi kalau tidak ada kata-kata maaf, apalagi tidak dijelaskan alasannya, maka ini tentu kurang baik yang menunjukkan buruknya pelayanan mereka. Tapi bila konsultan tersebut menerangkan alasan keterlambatannya dalam membalas email Anda seperti karena sesuatu dan lain hal CS-nya lagi cuti, atau karyawannya sedang ke lapangan, atau lagi pindahan kantor dan sebagainya, barangkali ini masih bisa Anda terima. Tapi kalau dalam waktu lebih dari 3 hari email Anda baru dibalas apalagi sampai seminggu, lupakan saja konsultan ini dan cari konsultan lain.

Oke, mungkin itu dulu ulasan saya pada artikel ini seputar tips dalam memilih arsitek yang cocok dan profesional untuk mendesain rumah impian Anda. Ada banyak jasa arsitek di internet yang bisa Anda pilih. Salah satunya yang pernah penulis pakai jasanya dan cukup profesional dan ramah adalah jasa arsitek ini.

Demikian dulu dari saya. Bila rasanya artikel ini bermanfaat, jangan lupa dishare ke yang lain ya?

1 komentar:

Super Grow Hiprofit mengatakan...

terimakasih artikelnya

Posting Komentar